Sabtu, 17 Februari 2018
MENUJU DIALOG ANTAR IMAN
Jumat, 16 Februari 2018
KEMUSLIMAN DAN KEMAJEMUKAN AGAMA
Oleh
DJOHAN EFENDI
Kemajemukan adalah sebuah
fenomena yang tidak mungkin kita hindari. Kita hidup di dalam kemajemukan dan
merupakan bagian dari proses kemajemukan, aktif maupun pasif. la menyusup dan
menyangkut dalam setiap dan seluruh ruang kehidupan kita, tak terkecuali juga
"dalam hal kepercayaan. Kita menghadapi kenyataan adanya berbagai agama
dengan umatnya masing-masing. Bahkan tidak hanya itu, kita pun
menghadapi --kalau tidak di negeri kita tentu di negeri lain-- orang yang
tidak beragama atau tidak bertuhan. Dalam menghadapi kemajemukan seperti itu tentu saja kita tidak mungkin
mengambil sikap anti pluralisme. Kita harus belajar toleran terhadap
kemajemukan. Kita dituntut untuk hidup di atas dasar dan dalam semangat
pluralisme. Persoalannya adalah bagaimanakah, dalam perspektif iman kita,
fenomena kemajemukan itu kita terima? Dan bagaimana pula nilai-nilai pluralisme
itu kita hayati?